<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Rawimiharti's Blog</title>
	<atom:link href="http://rawimiharti.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rawimiharti.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Jun 2009 02:27:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rawimiharti.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Rawimiharti's Blog</title>
		<link>http://rawimiharti.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rawimiharti.wordpress.com/osd.xml" title="Rawimiharti&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rawimiharti.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>REKAM MEDIS</title>
		<link>http://rawimiharti.wordpress.com/2009/06/07/rekam-medis/</link>
		<comments>http://rawimiharti.wordpress.com/2009/06/07/rekam-medis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 02:27:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rawimiharti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rawimiharti.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Rekam medis merupakan kumpulan hal-hal penting dari fakta tentang kehidupan dan kesehatan pasien. Termasuk data yang dicatat adalah penyakit terdahulu dan sekarang, serta tindakan yang diberikan oleh tenaga medis yang bersangkutan. Rekam medis harus berisi data yang cukup untuk keperluan identifikasi pasien, mendukung diagnosis atau sebab kedatangan pasien ke rumah sakit, melakukan tindakan serta mendokumentasikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rawimiharti.wordpress.com&amp;blog=5514836&amp;post=39&amp;subd=rawimiharti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rekam medis merupakan kumpulan hal-hal penting dari fakta tentang kehidupan dan kesehatan pasien. Termasuk data yang dicatat adalah penyakit terdahulu dan sekarang, serta tindakan yang diberikan oleh tenaga medis yang bersangkutan. Rekam medis harus berisi data yang cukup untuk keperluan identifikasi pasien, mendukung diagnosis atau sebab kedatangan pasien ke rumah sakit, melakukan tindakan serta mendokumentasikan hasil tindakan tersebut dengan akurat. Tujuan utama rekam medis adalah untuk pencatatan kenyataan tentang riwayat kesehatan pasien, dan hal itu dicatat mulai saat pasien mendaftar hingga mendapatkan tindakan selama berkunjung ke rumah sakit; dan untuk pelayanan pasien secara berkesinambungan karena akan diperlukan pada saat kedatangan berikutnya.</p>
<p>Penggunaan utama rekam medis adalah untuk :</p>
<ul>
<li>mendokumentasikan penyebab sakit      pasien dan tindakannya;</li>
<li>komunikasi antara dokter yang merawat      dengan profesi kesehatan lainnya dalam melayani pasien;</li>
<li>untuk kesinambungan pelayanan kepada      pasien;</li>
<li>untuk penelitian tentang penyakit      khusus serta tindakannya;</li>
<li>untuk pengumpulan data statistik      kesehatan.</li>
</ul>
<p>Di beberapa rumah sakit, setiap kali pasien berkunjung ke rumah sakit diberi satu nomor rekam medis yang baru dan satu berkas rekam medis yang baru, sehingga seorang pasien bisa jadi mempunyai banyak berkas rekam medis bila ia sering berkunjung. Hal ini TIDAK DIREKOMENDASIKAN. Dalam pelayanan pasien yang baik, pasien seharusnya memiliki hanya satu rekam medis dengan semua data tercatat di satu folder dan disimpan dalam satu tempat. Dalam hal ini kita akan menggunakan metode ‘satu pasien-satu rekam medis’ ini untuk penyimpanan rekam medis.</p>
<p>Perlu Diingat!</p>
<p>SATU ORANG PASIEN = SATU NOMOR REKAM MEDIS = SATU REKAM MEDIS</p>
<p><strong>KAPAN (PENCATATAN) REKAM MEDIS DIMULAI?</strong></p>
<p>Rekam medis dimulai saat pendaftaran pertama pasien, baik sebagai pasien rawat inap maupun sebagai pasien rawat jalan. Proses dimulai dengan mengumpulkan informasi indentifikasi yang dicatat pada LEMBAR DEPAN (<em>Front Sheet</em>) atau LEMBAR IDENTIFIKASI DAN RINGKASAN atau di Indonesia umumnya disebut LEMBAR RINGKASAN MASUK-KELUAR. Sebutan untuk lembar depan ini memang berbeda-beda, tergantung yang berlaku di rumah sakit setempat.</p>
<p align="center">
<p><strong>KOMPONEN REKAM MEDIS</strong></p>
<p>Ketika pasien mendaftar di admisi, mereka menjadi PASIEN RAWAT INAP dan pengisian LEMBAR RINGKASAN MASUK-KELUAR merupakan awal dari rekam medis rawat inap.</p>
<p>Pasien rawat inap adalah pasien yang telah mendaftar di unit rawat inap rumah sakit, dan menggunakan tempat tidur (menginap) paling sedikit selama empat jam atau semalam.</p>
<p>Sejak saat masuk, rekam medis pasien akan bertambah dengan banyak formulir/lembaran sebagaimana pelayanan dan tindakan yang diberikan kepada pasien di bangsal. Rekam medis secara fisik berupa:</p>
<ul>
<li>berkas/lembar-lembar/formulir-formulir      rekam medis;</li>
<li>klip atau penjepit kertas;</li>
<li>pembatas antara setiap data      pendaftaran dan catatan rawat jalan; dan</li>
<li>satu folder rekam medis.</li>
</ul>
<p><strong>LEMBAR REKAM MEDIS</strong></p>
<p>Rekam medis terdiri atas beberapa lembar formulir, yang semuanya digunakan untuk keperluan khusus. Urutan lembar formulir pada rekam medis rawat inap adalah:</p>
<ul>
<li>Lembar Ringkasan Masuk-Keluar, yang      berisi identifikasi, diagnosa akhir dan tandatangan dokter;</li>
<li>Lembar persetujuan tindakan, sering diletakkan      setelah Lembar Ringkasan Masuk-Keluar dan harus ditandatangani oleh pasien      pada saat mendaftar. Ada dua bagian dari lembar ini, separuh lembar bagian      atas adalah persetujuan umum untuk tindakan dan separuh lembar bawah adalah      persetujuan pelepasan informasi bagi pihak yang berwenang;</li>
<li>Lembar koresponden dan dokumen      penting tentang pasien, seperti surat rujukan, permintaan informasi, dll;</li>
<li>Ringkasan keluar, jika diperlukan      rumah sakit atau pihak berwenang;</li>
<li>Catatan admisi, termasuk diagnosis      awal (penyebab pasien datang atau dibawa ke rumah sakit), gejala awal,      pemeriksaan fisik dan perawatan yang diminta;</li>
<li>Catatan kemajuan merupakan catatan      harian untuk perawatan pasien dan ditulis oleh dokter serta profesi      kesehatan lainnya;</li>
<li>Catatan kemajuan perawatan      menunjukkan perawatan harian;</li>
<li>Laporan operasi digunakan jika      dilakukan operasi;</li>
<li>Catatan oleh profesi kesehatan      lainnya, seperti fisioterapi, pekerja sosial, dll;</li>
<li>Laporan patologi termasuk hematologi,      histologi, mikrobiologi, dll;</li>
<li>Laporan lainnya seperti X-ray, dll;</li>
<li>Grafik pengobatan &#8211; obat harian yang      diberikan, dll; dan</li>
<li>Observasi perawatan, lembar khusus      perawatan untuk observasi kecelakaan di kepala, dll.</li>
</ul>
<p><strong>URUTAN LEMBAR REKAM MEDIS</strong></p>
<p>Lembar-lembar atau formulir-formulir tersebut harus diurutkan secara khusus dalam rekam medis dan dilakukan setelah pasien keluar, baik sembuh ataupun meninggal.</p>
<p>Perlu Diingat!</p>
<p>URUTAN FORMULIR REKAM MEDIS DIANJURKAN SEPERTI TELAH DISEBUTKAN DI ATAS.</p>
<ul>
<li>Manajemen rumah sakit atau Panitia      Rekam Medis (jika ada) harus menentukan bagaimana urutan lembar-lembar      yang harus masuk di berkas rekam medis. Daftar tersebut harus      diinformasikan ke Unit Rekam Medis, sehingga memudahkan bagi petugas      asembling untuk memilah atau mengurutkan lembar-lembar tersebut.</li>
<li>Urutan lembaran rekam medis sebaiknya      sesuai dengan kebutuhan, seperti telah disebutkan di atas,  BUKAN urutan yang digunakan di bangsal.      Setelah pasien keluar, lembar-lembar rekam medis dari bangsal tersebut      harus diurutkan dan setelah itu dikembalikan ke Unit Rekam Medis.</li>
<li>Tetapi ada juga rumah sakit yang      menentukan bahwa pekerjaan ini menjadi tanggungjawab staf bangsal untuk      menyortir lembar-lembar rekam medis dengan urutan yang benar sebelum      dikembalikan ke Unit Rekam Medis. Dan apabila di Unit Rekam Medis rekam      medis itu masih belum sesuai urutannya, maka petugas rekam medis-lah yang      bertanggungjawab mengurutkannya sesuai urutan yang benar. Proses ini      menjadi bagian dari prosedur pelaksanaan Ringkasan Keluar.</li>
</ul>
<p><strong>BEBERAPA HAL PENTING TENTANG FORMULIR REKAM MEDIS</strong></p>
<ul>
<li>Semua formulir harus memiliki ukuran      yang sama, biasanya A4.</li>
<li>Nama pasien dan nomor rekam medis      serta nama formulir harus pada posisi tempat yang sama di SETIAP lembar      formulir.</li>
</ul>
<p>Di bawah ini adalah contoh lembar rekam medis. Bagian A, B, C, D, dan E adalah contoh bagian-bagian untuk semua lembar formulir. Bagian F berbeda di setiap formulir, dimana bagian itu ditulis isi formulir yang bersangkutan (lihat gambar lembar formulir).</p>
<div id="attachment_40" class="wp-caption alignnone" style="width: 256px"><img class="size-medium wp-image-40" title="bentuk form RM" src="http://rawimiharti.files.wordpress.com/2009/06/bentuk-form-rm.jpg?w=246&#038;h=300" alt="contoh formulir RM" width="246" height="300" /><p class="wp-caption-text">contoh formulir RM</p></div>
<p><strong>KLIP ATAU PENJEPIT KERTAS</strong></p>
<ul>
<li>Lembar-lembar atau kertas-kertas      harus disatukan dalam rekam medis dengan klip atau penjepit kertas.      Staples TIDAK boleh digunakan mengingat bisa berkarat dan bila ada      tambahan lembar, tidak praktis untuk menyatukannya kembali. Ada yang      menggunakan penjepit kertas yang berukuran lebih besar, terbuat dari      plastik yang diletakkan di sebelah pojok kiri atas dari berkas rekam      medis.</li>
<li>Klip-dua-lubang dijahit melalui      lubang klip pada folder atau dapat disambung ke folder dengan perekat.</li>
<li>Lebih baik menggunakan klip dari      bahan plastik daripada logam. Klip logam dapat melukai jari dan bisa      berkarat.</li>
</ul>
<p><strong>PEMBATAS BERKAS</strong></p>
<ul>
<li>Setiap kali ada tambahan lembar      admisi, maka dipisahkan dengan memberi pembatas. Pembatas ini sebagai      penanda, berukuran lebih lebar dari ukuran formulir rekam medis, dan ada      tanda yang bertuliskan “ Admisi Pertama”, “Admisi Kedua”, dst untuk      menandakan berkas saat kunjungan yang mana.</li>
<li>Jika dalam satu folder digabung      antara catatan rawat inap dan rawat jalan, maka pembatas diberi tanda      “rawat jalan” atau “rawat inap” dan diletakkan sebelum berkas atau      lembar-lembar formulir yang bersangkutan</li>
<li>Untuk pencatatan spesialis rawat      jalan, pembatas terpisah digunakan untuk membatasi catatan setiap klinik,      seperti “klinik hipertensi”, “klinik jantung”, dll.</li>
</ul>
<p><strong>FOLDER REKAM MEDIS</strong></p>
<ul>
<li>Semua formulir rekam medis harus      disimpan dalam folder rekam medis. Folder terbuat dari kertas      karton-manila dan jika mungkin dibuat dari <em>cardboard</em> yang lebih tebal dan kuat (lihat gambar folder).</li>
</ul>
<div id="attachment_41" class="wp-caption alignnone" style="width: 256px"><img class="size-medium wp-image-41" title="identitas folder RM" src="http://rawimiharti.files.wordpress.com/2009/06/identitas-folder-rm.jpg?w=246&#038;h=300" alt="contoh halaman depan folder RM" width="246" height="300" /><p class="wp-caption-text">contoh halaman depan folder RM</p></div>
<ul>
<li>Dalam penyimpanan berkas, folder      rekam medis harus dijajarkan pada satu sisi yang sama sehingga nomor rekam      medis bisa terlihat jelas.</li>
<li>Setiap rumah sakit, instansi      kesehatan dan Departemen Kesehatan harus membuat ANGGARAN TAHUNAN untuk      penyediaan perlengkapan rekam medis.</li>
</ul>
<p>Pada folder rekam medis harus tertulis:</p>
<ul>
<li>Nama pasien;</li>
<li>Nomor rekam medis pasien; dan</li>
<li>Tahun terakhir berkunjung</li>
</ul>
<p>Perlu Diingat!</p>
<p>INFORMASI MEDIS <span style="text-decoration:underline;">TIDAK</span> DICATAT PADA FOLDER</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>TANGGUNGJAWAB TERHADAP REKAM MEDIS</strong></p>
<p>Fungsi utama instansi kesehatan, baik itu rumah sakit, puskesmas maupun klinik, adalah untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang bermutu bagi semua pasien, baik rawat inap, rawat jalan maupun gawat darurat. Manajemen rumah sakit secara hukum bertanggungjawab atas kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien dan menjamin bahwa pelayanan yang diberikan didokumentasikan secara benar dalam rekam medis pasien. Keakuratan dan kelengkapan dokumentasi ini merupakan tanggungjawab semua yang mencatat data (dokter, perawat dan profesi kesehatan lainnya).</p>
<p>Kepala Unit Rekam Medis bertanggungjawab atas fungsi unit tersebut dan menjamin rekam medis selalu ada ketika diperlukan saat melayani pasien dan bertanggungjawab atas :</p>
<ul>
<li>Semua formulir yang berhubungan      dengan pelayanan yang diberikan kepada pasien benar-benar lengkap ada di      dalam rekam medis pasien yang bersangkutan;</li>
<li>Rekam medis telah diisi dengan      lengkap oleh dokter;</li>
<li>Pengkodean penyakit dan operasi sudah      dilakukan dengan benar; dan</li>
<li>Semua informasi untuk statistik sudah      akurat dan siap diperlukan saat dibutuhkan oleh manajemen rumah sakit,      atau pihak-pihak lain yang berwenang.</li>
</ul>
<p><strong>MEDIKO-LEGAL</strong></p>
<p>Rekam medis menjadi dokumen hukum yang penting, oleh karenanya rekam medis harus terisi lengkap, akurat dan tersedia saat diperlukan.</p>
<p>Kesadaran para petugas rekam medis juga penting dalam hal menjaga kerahasiaan dan hak-hak privasi pasien. Sebagai pelaksana, mereka bertanggungjawab bahwa ORANG-ORANG YANG TIDAK BERWENANG tidak dapat mengakses informasi rekam medis tanpa ijin tertulis dari pasien.</p>
<p>Berkas rekam medis secara fisik adalah milik rumah sakit dan informasi di dalamnya adalah MILIK PASIEN yang tidak bisa disebarkan tanpa ijin dari pasien. Pengecualian untuk aturan ini adalah penggunaan informasi :</p>
<ul>
<li>oleh dokter dan profesi kesehatan      lainnya untuk merawat pasien;</li>
<li>untuk penelitian kesehatan dimana      data identitas diri pasien TIDAK diambil;</li>
<li>untuk penghitungan data statistik      kesehatan, asalkan identitias diri pasien TIDAK digunakan.</li>
</ul>
<p>Sumber : <em>Medical Records Manual</em> (WHO)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rawimiharti.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rawimiharti.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rawimiharti.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rawimiharti.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rawimiharti.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rawimiharti.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rawimiharti.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rawimiharti.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rawimiharti.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rawimiharti.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rawimiharti.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rawimiharti.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rawimiharti.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rawimiharti.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rawimiharti.wordpress.com&amp;blog=5514836&amp;post=39&amp;subd=rawimiharti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rawimiharti.wordpress.com/2009/06/07/rekam-medis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9b0be0b5f6d0afda0b589ce71734d19c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rawimiharti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rawimiharti.files.wordpress.com/2009/06/bentuk-form-rm.jpg?w=246" medium="image">
			<media:title type="html">bentuk form RM</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rawimiharti.files.wordpress.com/2009/06/identitas-folder-rm.jpg?w=246" medium="image">
			<media:title type="html">identitas folder RM</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HALO DUNIA!</title>
		<link>http://rawimiharti.wordpress.com/2008/11/14/hello-world/</link>
		<comments>http://rawimiharti.wordpress.com/2008/11/14/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 06:37:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rawimiharti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Suatu permulaan adalah langkah awal yang selalu mendebarkan. Tak mungkin ada jangkauan tanpa kita melangkah untuk pertama kali. Dan pasti, semua mengalami tanpa meninggalkan langkah pertama. Sama juga, setiap pencari ilmu selalu menempuh langkah awal dengan belajar. Sungguh niat belajar adalah di permulaan, permulaan yang mendengungkan kebaikan, seperti kata-kata bijak seorang sahabat &#8230;. tujuan ilmu sama sekali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rawimiharti.wordpress.com&amp;blog=5514836&amp;post=1&amp;subd=rawimiharti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu permulaan adalah langkah awal yang selalu mendebarkan. Tak mungkin ada jangkauan tanpa kita melangkah untuk pertama kali. Dan pasti, semua mengalami tanpa meninggalkan langkah pertama. Sama juga, setiap pencari ilmu selalu menempuh langkah awal dengan belajar. Sungguh niat belajar adalah di permulaan, permulaan yang mendengungkan kebaikan, seperti kata-kata bijak seorang sahabat &#8230;.</p>
<p>tujuan ilmu sama sekali bukan hanya tentang kenikmatan intelektual<br />
tujuan ilmu bukan pula mencari puncak pencapaian<br />
tapi untuk memperbaiki kualitas hidup, amal dan menjernihkan pandangan serta arah kehidupan &#8230;</p>
<p>terima kasih mas herry nurdi yang memberikan semangat bagi para pencari ilmu. Seperti penulis sedang melangkah untuk pertama kali nya&#8230; berani mendengungkan kebaikan &#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rawimiharti.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rawimiharti.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rawimiharti.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rawimiharti.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rawimiharti.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rawimiharti.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rawimiharti.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rawimiharti.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rawimiharti.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rawimiharti.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rawimiharti.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rawimiharti.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rawimiharti.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rawimiharti.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rawimiharti.wordpress.com&amp;blog=5514836&amp;post=1&amp;subd=rawimiharti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rawimiharti.wordpress.com/2008/11/14/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9b0be0b5f6d0afda0b589ce71734d19c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rawimiharti</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
